Senin, 29 Oktober 2018

KFC Jepang Mewujudkan Aspek Sandwich Terbarunya Sebagai Karakter Fantasi!

Jepang sangat menyukai KFC. Mulai dari endorse selebriti hingga hadiah promosi, pecinta ayam di negara ini selalu siap untuk cara-cara baru untuk mendukung rangkaian makanan cepat saji. Mereka sekarang memiliki sesuatu yang baru untuk dirayakan karena sandwich ayam tanpa roti membuat kejayaannya kembali.


Sebuah video promosi dari situs web memulai debutnya untuk menghormati The Double Sandwich pada hari senin. Sandiwch ini memiliki dua filet ayam goreng sebagai pengganti roti. Terletak diantara ayam adalah bacon, keju cheddar, saus barbekyu dan mustard. Sandwich serupa yang dikenal sebagai Chicken Fillet Double pertama kali muncul di Jepang pada tahun 2012.


Untuk kampanye promosi, perang besar terjadi antara pasukan baik dan jahat yang terjadi 1.000 tahun yang lalu (yaitu pada tahun 2012). Double dan lima elemennya yang disebut Meat Pentagon (Aspek The Double), muncul melalui gerbang iblis. Mereka segera disegel lagi, dan diikuti tahun keheningan.

Meat Pentagon adalah karakter yang muncul di dalam video. Berikut adalah daftar karakter beserta pengisi suaranya :

Lord of Flame (CV : Jun Fukuyama)

Burning Phoenix (CV : Jun Fukuyama)

Paladin of Sauce (CV : Yoshitsugu Matsuoka)

Cheddar Lucifer (CV : Sumire Uesaka)

Time Executor (CV : Jun Fukuyama)

Video dan situs web menggambarkan kembalinya sandwich dengan cerita fantasi tetapi juga menjelaskan makna di balik kisah dalam tanda kurung. Cerita Absolute Mana, “rahasia kelezatan The Double”, adalah keju cheddar, saus barbekyu, mustard dan ayam goreng. The Double akan menyerbu restoran KFC di seluruh Jepang pada tanggal 1 November.

Source : Situs Web KFC Jepang

#articles #japan #interest #kfc #thedouble #sandwich #menu #fantasy #characters #culinary
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar