Selasa, 18 September 2018

20 Pilihan Makanan Khas Jepang Yang Dapat Anda Jadikan Sebagai Oleh-Oleh !


Ketika berwisata ke Jepang, makanan khas Jepang menjadi salah satu oleh-oleh yang tidak boleh dilewatkan. Di Jepang, Anda bisa menemukan berbagai macam camilan dan bumbu dapur dengan kemasan menarik yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Bingung menentukan makanan apa yang sebaiknya dibeli? Dalam Artikel ini telah dirangkum berbagai makanan khas Jepang yang bisa anda bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Bagian Camilan

1. Permen


Selain permen-permen yang dijual di minimarket, Jepang juga memiliki permen-permen tradisional yang berwarna-warni dan berpenampilan imut, lho. Misalnya, konpeito yang berupa kembang gula warna-warni berbentuk bintang. Kemudian ada juga kintaro ame, permen berbentuk silinder yang tipis dan panjang, yang kalau diiris akan tampak sebuah gambar pada kedua sisi irisan permen.
Kisaran Harga : 300-500 Yen

2. Camilan Rasa Matcha


Camilan rasa matcha sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara. Anda bisa menemukan karamel, kukis, coklat, dan berbagai macam camilan lain yang mempunyai rasa matcha baik di supermarket maupun di minimarket. Dari berbagai produk yang ada,KitKat Rasa Matcha merupakan camilan matcha yang paling populer dan disukai wisatawan.
Kisaran Harga : 100-500 Yen

3. Keripik Kentang


Ada berbagai macam rasa keripik kentang yang hanya bisa ditemukan di Jepang. Banyak wisatawan yang membeli keripik kentang dengan rasa-rasa unik tersebut dalam jumlah banyak untuk dibawa pulang ke negara masing-masing. Keripik kentang rasa garam dan rumput laut, rasa pizza, dan stik Jagarico merupakan 3 varian yang paling populer. Harga yang murah dan kemasan yang ringan untuk dibawa menjadikan produk ini cocok untuk dijadikan oleh-oleh dan dibagikan ke teman-teman Anda.
Kisaran Harga : 100-300 Yen

4. Tokyo Banana


Ada beberapa camilan lokal yang hanya bisa Anda temui di wilayah tertentu di Jepang. Misalnya, "Tokyo Banana" yang merupakan camilan lokal khas Tokyo. Camilan-camilan lokal ini biasanya memiliki kemasan yang menarik sehingga cocok untuk dijadikan oleh-oleh.
Kisaran Harga : 500-3.000 Yen

5. Yokan


Yokan adalah camilan sejenis jeli yang dibuat dari campuran azuki (kacang merah) dan gula. Camilan ini cocok untuk dijadikan teman minum teh hijau. Yokan memiliki varian lain yang disebut dengan "imo yokan". Berbeda dengan yokan yang menggunakan azuki, imo yokan dibuat dengan menggunakan ubi jalar. Toko Funawa di Asakusa terkenal akan imo yokan-nya.
Kisaran Harga : 300-500 Yen

6. Senbei


Meskipun bisa ditemukan juga di supermarket yang ada di luar Jepang, Senbei Jepang berukuran lebih besar dan memiliki banyak pilihan rasa, seperti rasa shoyu, matcha, zarame (gula coklat), dan lain-lain. Teksturnya yang renyah membuat ketagihan. Rasanya jadi ingin terus mengunyahnya!
Saat membelinya, Anda mungkin akan terkejut melihat perbedaan senbei  yang ada di Jepang dengan yang ada di luar Jepang.
Kisaran Harga : 300-500 Yen
7. Dorayaki


Dorayaki adalah camilan khas Jepang yang dibuat dari adonan telur dan tepung gandum yang dipanggang. Dua buah adonan yang sudah dipanggang kemudian ditumpuk dan bagian tengahnya diisi dengan anko (pasta kacang merah). Camilan ini cocok untuk dijadikan teman minum teh hijau atau kopi.
Daya tarik dorayaki terletak pada teksturnya yang lebih lembap dibandingkan dengan pancake. Setiap toko akan menghasilkan dorayaki dengan rasa yang berbeda. Oleh karena itu, temukan toko dorayaki yang sesuai dengan selera Anda!
Kisaran Harga : 100-300 Yen
8. Karinto

Karinto adalah camilan yang dibuat dari adonan tepung gandum yang diuleni dan digoreng. Adonan yang digoreng itu kemudian dilumuri madu kurozato (gula merah), lalu dikeringkan. Camilan dengan tekstur renyah ini cocok untuk dijadikan teman minum teh dan kopi.
Kisaran Harga : 300-500 Yen
9. Wasanbon

Wasanbon adalah camilan manis berbentuk bunga dan kipas lipat yang dibuat dari gula berkualitas tinggi yang juga bernama wasanbon. Penampilannya yang cantik dan khas Jepang inilah yang menjadi daya tarik wasanbon.
Selain penampilannya yang menarik, wasanbon juga memiliki rasa manis yang lembut. Camilan ini juga memiliki tekstur yang akan langsung meleleh di mulut saat Anda mengulumnya. Terkadang wasanbon dihidangkan sebagai camilan pendamping teh saat sado (upacara minum teh). Anda bisa membeli wasanbon baik di supermarket maupun di toko manisan khas Jepang.
Kisaran Harga : 500-1.000 Yen

Bagian Bumbu

1. Yuzukosho

Bumbu dapur dan saus Jepang juga populer di kalangan mancanegara, terutama yuzukosho. Orang Barat biasa menggunakan yuzukosho sebagai bumbu tambahan dalam masakan barat seperti salad, pasta, dan lain-lain. Yuzukosho adalah bumbu yang sering digunakan di wilayah kyushu. Karakteristik bumbu yang dibuat dari jeruk yuzu dan cabai togarashi ini terdapat pada rasanya yang pedas sekaligus segar.Yuzukosho bisa dibeli di supermarket di bagian bumbu dapur.
Kisaran Harga : Sekitar 500 Yen
2. Shichimi Togarashi

Shichimi togarashi adalah bumbu yang dibuat dengan mencampurkan wijen, sansho (lada Jepang), dan bahan-bahan lainnya pada karashi (mustard Jepang). Bumbu ini biasa ditaburkan di atas udon atau soba. Rasanya yang khas membuat banyak wisatawan ketagihan menggunakannya saat makan. Shichimi togarashi buatan kedai Yawataya Isogoro di Prefektur Nagano dijual dalam bentuk kemasan yang menarik sehingga cocok untuk Anda jadikan oleh-oleh.
Kisaran Harga :  Sekitar 300 Yen
3. Wasabi

Bagi Anda yang menyukai sushi atau sashimi, pastikan untuk membeli wasabi saat berada di Jepang! Kami merekomendasikan wasabi produksi Prefektur Shizuoka yang dikenal sebagai daerah penghasil wasabi. Terdapat berbagai macam produk wasabi yang membuat Anda bisa menikmati rasa autentik wasabi. Salah satunya adalah wasabi dalam kemasan tabung (seperti kemasan pasta gigi). Wasabi produksi Prefektur Fukuoka bisa Anda temukan di bagian pojok makanan di supermarket.
Kisaran Harga : 300-1.000 Yen
4. Taberu Rayu

Taberu rayu awalnya adalah bumbu yang sering digunakan di restoran masakan Tiongkok. Sekitar 10 tahun lalu, sebuah perusahaan di Jepang menciptakan rayu (minyak cabai) yang "tampak pedas, tapi sebenarnya tidak terlalu pedas" dengan mencampurkan bawang goreng dan bahan-bahan lain di dalamnya. Produk inilah yang kemudian dikenal dengan nama "taberu rayu". Berbeda dengan rayu yang merupakan bumbu cair, taberu rayu lebih kental dan mengandung berbagai macam bahan. Sekarang bumbu ini menjadi salah satu bumbu yang umum berada di dapur orang-orang Jepang.
Anda bisa menggunakan taberu rayu dengan cara menyampurkannya pada nasi, ramen, pasta atau menjadikannya sebagai bahan bumbu nasi goreng. Bumbu yang satu ini cocok untuk diberikan pada orang yang suka pedas.
Kisaran Harga : Sekitar 300 Yen
5. Miso dan Sup Miso Instan

Kemasan pasta miso yang sudah dicampur dengan kaldu dashi sangat praktis digunakan untuk membuat sup miso. Hanya dengan melarutkannya dengan air panas, maka Anda sudah bisa menikmati sup miso dengan rasa yang autentik. Selain dengan pasta miso tersebut, Anda juga bisa membuat sup miso dengan sup miso instan. Di dalam kemasan sup miso instan sudah tersedia bahan-bahan sup miso yang dikeringkan. Cara membuatnya pun sama, Anda hanya tinggal menyeduhnya dengan air panas dan sup miso pun siap dinikmati. Pasta miso dan miso instan bisa dibeli di supermarket di seluruh penjuru Jepang.
Kisaran Harga : 300-500 Yen

6. Mayones


"Kewpie Mayonnaise" merupakan mayones khas Jepang yang kaya akan rasa dan disukai banyak orang. Anda bisa membelinya di minimarket atau di supermarket di seluruh penjuru Jepang.
Kisaran Harga : 200-300 Yen

7. Saus Bull-Dog


Kecap inggris, saus chuno, dan saus tonkatsu merek Bull-Dog mempunyai banyak penggemar dari luar Jepang. Saus-saus ini bisa ditemukan di seluruh supermarket di Jepang. Kecap inggris biasa digunakan untuk yakisoba atau okonomiyaki. Sedangkan saus chuno biasa digunakan untuk kroket. Lalu sesuai dengan namanya, saus tonkatsu biasa digunakan untuk tonkatsu.
Kisaran Harga : 200-500 Yen

Bagian Makanan Lain

1. Cup Noodle


Cup noodle yang biasa dijual di supermarket di seluruh penjuru dunia sebenarnya berasal dari Jepang. Produk ini terkenal akan kepraktisannya. Hanya dengan menuangkan air panas ke dalamnya, Anda sudah bisa menikmatinya. Hingga kini terdapat banyak varian cup noodle seperti ramen, udon, soba, yakisoba, pasta, dan lain-lain.
Jika Anda menemukan rasa cup noodle yang Anda sukai saat berada di Jepang, tidak ada salahnya untuk membawanya pulang ke negara Anda, bukan?
Kisaran Harga : 100-300 Yen
2. Beras

Beras Jepang terkenal akan rasanya yang manis dan kuat. Selain merek-merek yang terkenal dalam skala nasional seperti Koshihikari, Akita Komachi, Sasanishiki, dan Hitomebore, beras lokal seperti Shichijomai juga tidak kalah populer. Masing-masing daerah menghasilkan beras dengan cita rasa yang berbeda-beda.
Bagaimana kalau Anda mencari varian beras kesukaan Anda dan menjadikannya sebagai oleh-oleh? Namun, karena berat, Kami sarankan untuk membeli beras dengan ukuran 1 kilogram atau 2 kilogram dalam jumlah sedikit saja.
Kisaran Harga (Per 2Kg) : 1.000-3.000 Yen

Bagian Sake

1. Nihonshu

Di luar Jepang, nihonshu (sake Jepang) memiliki harga yang sangat mahal. Namun, Anda bisa mendapatkannya dengan harga yang tidak terlalu mahal jika membelinya di Jepang.
Nihonshu biasa dijual di toko sake atau di bagian pojok minuman beralkohol di department store dan di supermarket mulai dari ukuran botol mini (360 ml) hingga ukuran botol biasa (1800 ml). Anda bisa mencoba membeli beberapa jenis sake dengan ukuran kecil dan kemudian membandingkan rasanya.
Kisaran Harga : 3.000-10.000 Yen
2. Umeshu

Umeshu yang merupakan sake dari buah plum memiliki rasa yang kental dan manis. Rasanya yang ringan menjadikannya cocok sebagai oleh-oleh untuk teman wanita Anda. Umeshu bisa didapatkan di toko sake, supermarket, atau minimarket.
Kisaran Harga : 1.000-3.000 Yen

Source : Matcha Japan

#articles #japan #traveling #souvenirs #reccomendation #snacks #food #sake #tips
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar