Senin, 06 November 2017

Pegawai Di Jepang, Ungkap 8 Hal Mengejutkan Yang Dilakukan Oleh Juniornya

Bukanlah hal aneh lagi, jika pegawai di Jepang atau dikenal dengan sebutan salaryman yang bekerja sangat keras hingga tak kenal waktu. Bahkan di negara yang dikenal dengan nama negara matahari ini, kerap kali muncul berita tewasnya pengawai yang dikarenakan oleh karoshii atau terlalu banyak bekerja. Namun, bagaimana dengan para pegawai junior yang baru masuk dalam lingkungan pekerjaan?


Perusahaan di Jepang sendiri, akan dibanjiri oleh para pegawai baru setiap bulan April. Baru-baru ini, sebuah perusahaan cross-marketing group asal Jepang, D&M melakukan survei dan meminta 9.000 pegawai pria dan wanita berusia di atas 20 tahun, untuk menjawab pertanyaan tentang hal mengejutkan apa yang dilakukan oleh pegawai baru? Dan hasilnya cukup mengejutkan, tak hanya bagi para pembaca namun juga bagi pegawai senior, dan berikut adalah hasilnya yang dilansir dari japanesestation.com.

1. Perilaku Mereka

Dalam lingkungan kerja di Jepang, rasa hormat dan formalitas seperti mengucapkan terima kasih yang baik dan sopan sangatlah penting. Meskipun dengan mempersingkat kata-kata seperti arigatou gozaimasu menjadi zamaasu, bukanlah hal aneh jika diucapkan kepada teman, namun beberapa karyawan baru mengejutkan semua pegawai senior dengan mengucapkan bahasa gaul tersebut kepada atasan mereka.

2. Mereka Tidak Mengucapkan Salam

Di tempat kerja, mengucapkan salam menjadi salah satu catatan yang bagus di mata para pegawai di Jepang. Namun banyak pegawai baru yang nampaknya, melupakan perilaku mereka yang satu ini dan hal ini lantas membuat semua orang justru terganggu.

3. Mereka Terlambat Atau Tidak Masuk Tanpa Pemberitahuan

Di Jepang, di mana orang rata-rata tidak mengambil cuti tahunan mereka, keterlambatan, dan ketidakhadiran tidak mudah dimaafkan, apalagi tanpa memberitahu terlebih dahulu pastinya akan membuat siapapun marah.

4. Alasan Mereka Tidak Masuk Kerja Atau Terlambat Sangat Membingungkan

Seorang pegawai baru memberitahu atasannya bahwa ia tidak bisa masuk kerja karena ia putus dengan pacarnya, entah itu benar atau hanya kebohongan belaka, namun beberapa alasan seperti ini justru membuat pegawai di Jepang terkejut.

5. Kelakuan Mereka Membingungkan

Banyak pegawai baru yang betingkah masa bodoh saat mereka terlambat, dan mengatakan hal seperti "saya dari rumah tepat waktu jadi saya tidak terlambat, keretanya lah yang terlambat."  Seorang responden lainnya mengatakan bahwa dia benar-benar kehilangan kesabaran saat memberi saran kepada seorang pegawai junior dan mereka memakan sebungkus permen tepat di depannya.

6. Menggunakan Aplikasi Line Untuk Menghubungi Atasan

Teknologi telah berkembang cukup pesat, namun bukan berarti mereka dapat menggunakan aplikasi seperti Line untuk berkomunikasi di tempat kerja. Beberapa responden mengatakan bahwa mereka terkejut ketika pegawai baru mengirim pesan melalui Line untuk memberitahu atasan bahwa mereka tidak akan masuk kerja.

7. Tidur Di Tempat Yang Tidak Seharusnya

Seorang responden mengingat saat ia dan rekan-rekannya harus mencari seorang karyawan baru yang pergi ke toilet dan tidak kembali selama dua jam. Benar saja, saat mereka menemukannya, ia tertidur lelap di toilet di lantai yang lain.

8. Mereka Membuat Inventaris Perusahaan Seperti Milik Sendiri

Menurut hasil survei, beberapa pegawai baru merasa tidak berdosa saat mengambil dan meletakkan begitu saja paper clip, kotak pulpen, dan beberapa peralatan kantor lainnya.

Source : Japanese Station
#article #japan #culture #lifestyle #salaryman #survey 
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar