Sabtu, 11 November 2017

Kolektor Kartu 'Yu-Gi-Oh!' Gunakan 4 Kartu Blue-Eyes White Dragon Untuk Mendanai Pendidikan Anaknya


Sebagai kolektor, ada kalanya waktu dimana koleksi yang sudah dikumpulkan susah-susah, harus dilikuidasi karena memang ingin pensiun, keadan darurat, ingin ganti koleksi, atau saran dari kerabat dekat. Pengguna Twitter berakun @KnightMiyabi baru-baru ini melepas koleksi kartu Yu-Gi-Oh! langkanya untuk edukasi putrinya.

Walaupun di anime-nya para karakter bersedia untuk mempertaruhkan organ luar dan dalam untuk sebuah kartu, harga kartu seri Yu-Gi-Oh! cenderung terjangkau. Sehingga kartu seri ini yang benar-benar berharga pada umumnya mahal, karena merupakan cetakan yang sangat terbatas dan tentunya bukan karena utilitasnya. Kartu yang ia miliki adalah 4 buah Blue-Eyes White Dragon edisi terbatas yang hanya dicetak sebanyak 1000 lembar saja. Berbeda dengan versi Inggrisnya, kartu versi Jepang yang dibagikan di Tokyo Dome ini jauh lebih langka.


Foto diatas menunjukkan uang hasil penjualan keempat kartu tersebut. Tidak diketahui berapa jumlah tepatnya, namun bisa diestimasi bahwa uang tersebut terdiri dari lembaran 10.000 yen (1,2 juta rupiah), @KnightMiyabi juga menekankan bahwa kolektor kartu langka tidak akan ada yang mau melepas salah satu kartunya dibawah 600.000 yen (67 juta rupiah). Jadi bisa dibilang, uang yang diterimanya akan cukup untuk pendidikan anaknya.


Uang tersebut akan ia gunakan agar putrinya bisa masuk taman kanak-kanak yang bagus, agar pendidikannya dapat dimulai dengan baik. Ia sendiri sangat kesulitan melepas kartunya, karena saat putrinya memainkan kartu (yang kurang langka) miliknya, putrinya menangis saat kartu tersebut diambil. Mungkin dia merasa anaknya juga akan ikut menjadi kolektor di masa depan.



Kebanyakan netizen lain memuji pengorbanannya demi masa depan anaknya. Tidak sedikit juga yang mengaku tidak akan bisa melakukan pengorbanan yang sama. 

#article #japan #culture #lifestyle #collector #card #yugioh! #blueeyeswhitedragon
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar