Senin, 30 Oktober 2017

Shimokitazawa, Tempatnya Anak Muda Tokyo Yang Belum Diketahui Oleh Turis Asing


Shimokitazawaatau yang biasa disebut dengan "Shimokita", terletak di sebelah bara Tokyo dan menjadi tempat yang populer dikalangan anak muda Jepang. Menurut survei, Shimokitazawa merupakan salah satu dari tempat terbaik untuk ditinggali menurut anak muda Jepang. Alasannya, karena tempat tersebut terdapat banyak teater kecil, live housebar dan toko CD secondhand. Selain itu, kota kecil ini adalah tempat trendsetting dari budaya anak muda Jepang. Disini kalian dapat menemukkan banyak gang-gang kecil yang hanya bisa dinikmati dengan berjalan kaki.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengunjungi Shimokitazawa yang dilansir dari japanesestation.com.

1. Berkunjung ke Toko Secondhand


Jika kalian bertanya kepada anak muda di Jepang, dimana tempat membeli pakaian bekas yang bermerk dan murah, tentunya mereka akan menjawab Shimokitazawa. Terdapat puluhan toko barang bekas yang semakin menjamur di daerah tersebut, mulai dari yang kecil hingga besar. Barang yang dijual pun beraneka ragam, ada baju, mainan bekas, barang antik ala tahun '70an dan masih banyak lagi. Toko barang bekas yang paing terkenal di Shimkitazawa adalah FlamingoMode Off dan Treasure Factory.

2. Nonton Band di Live House


Bagi kalain pecinta musik indie, pastinya kalian penasaran dengan kehidupan band indie Jepang seperti apa? Di Shimokitazawa kalian akan melihat banyak anak muda yang membawa alat musik mereka kesana kemari. Bukan hanya untuk melakukan live, namun mereka juga datang hanya sekedar latihan di studio musik. Salah satu band lokal asal Indonesia, Tokyolite, juga pernah mengadakan live di Shimokitazawa pada tahun 2016 lalu.

3. Berkunjung ke Cafe & Restoran Halal


Banyak sekali kafe di sini, mulai dari sekedar warung kopi hingga kafe yang memiliki desain dan interior dengan konsep yang brilliant. Salah satu kafe di Shimokitazawa juga menjual cake berbentuk Totoro yang sangat imut dan terkenal. Untuk masuk ke kafe tersebut, tentunya kalian harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Selain itu, juga terdapat restoran halal yang tidak jauh dari toko Treasure Factory. Di restoran yang bernama 2 x 2 = 8 (nin nin ga yon) ini, kalian dapat makan sepuasnya hanya 980 yen saja. Bagi pecinta ramen, bisa geser sedikit ke Ichihara Ramen yang letaknya juga tidak terlalu jauh dari restoran tersebut.

4. Berfoto-foto di Gang Kecil Yang Keren


Di Shimokitazawa, kalia akan tenggelam di labirin yang menawarkan banyak hal untuk dilihat. Mulai jalanan yang diatur rapi, dinding yang berhiaskan mural yang sangat cocok untuk dijadikan background foto, sampai melihat berbagai macam desain toko yang unik dan lucu. Selain itu, tak jarang kalian juga bisa bertemu dengan beberapa seleb Jepang yang sedang berjalan-jalan sore di daerah tersebut.

5. Menikamti Kehidupan Malam Ala Anak Muda Jepang


Selain live housebar, dan kafe-kafe modern yang buka sampai malam, di Shimokitazawa kalian dapat menemukan banyak toko di pinggiran jalan yang biasa dikenal dengan istilah Yatai. Di sana, kalian bisa menikmati berbagai macam yakitori dengan harga murah yang hanya sekitar 120 yen saja. Bagi kalian yang ingin mencoba bar unik dan misterius, kalian bisa mengunjungi bar bernama Mother.

Untuk pergi ke Shimokitazawa, terdapat dua cara yang bisa kalian pilih. 

Pertama, jika kalian pergi ke Shimokitazawa dari stasiun awal Shinjuku, kalian bisa naik Odakyu Line ke arah Fujisawa. Biaya yang diperlukan sebanyak 190 yen dengan jarak tempuh selama 10 menit saja.

Kedua, jika kalian pergi dari stasiun Shibuya, kalian bisa naik Keio Inokashira Line ke arah Kichijoji. Kereta ekspres ini hanya memerlukan waktu 6 menit saja dengan harga 130 yen.

Source : Japanese Station
#article #japan #culture #lifestyle #travelling #shimokitazawa 
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar