Senin, 28 Agustus 2017

Dianggap Kurang 'Moe', Maskot Di Jepang Ini Menjadi Perdebatan

Jepang adalah negara yang tergila-gila dengan maskot, yang dibuat untuk mempromosikan hampir segala hal dan menjadi pekerjaan yang unik. Mulai dari produk, layanan jasa, lembaga, dan wilayah/prefektur yang masing-masing memiliki maskotnya sendiri. Maskot-maskot tersebut diantaranya adalah yang terlihat kawaii atau moe (lucu dan menggemaskan), ada juga yang biasa saja, bahkan menyeramkan pun ada. Namun baru-baru ini, ada maskot di Jepang dari Tokyo Metro yang menjadi perdebatan karena dianggap kurang moe dan terlalu retro dibandingkan karakter maskot "Railways Girls" lainnya.


Seperti yang diberitakan, maskot Jepang wanita berseragam Tokyo Metro bernama Michika Ekino ini memiliki penampilan seperti karakter anime jadul dan berbeda dengan maskot Railway Girls lainnya yang berpenampilan moe seperti karakter anime.


Desain maskot Ekino pertama kali diperkenalakan dan dinilai pada tahun 2013, namun banyak yang merasa bahwa Ekino terlihat seperti karakter anime yang seksi dengan rok semi transparan. Maskot itu lalu dimodifikasi dengan mengubah ekspresi wajah yang terlihat percaya diri dan menghilangkan rok semi transparannya.



Tokyo Metro kemudian memutuskan untuk menjaga tampilan unik dan retro Ekino, karena para penumpang dan penggemar Tokyo Metro melihat bahwa Ekino tampak menonjol dari karakter Railways Girls lainnya dan tidak memerlukan desain ulang. Sedangkan di sisi lain, tampilan klasik Ekino dibandingkan maskot lainnya telah menyebabkan lebih banyak perdebatan. Beberapa orang berkomentar, "Inilah yang terjadi karena semua kritik tersebut mengatakan, 'dia terlalu seksi!'." , ada juga yang berkata "Dia menarik selera laki-laki" bahkan ada juga yang berkomentar seperti ini, "Dia terdaftar sebagai karakter tamu sehingga sangat tepat baginya untuk tampil dalam bentuk aslinya".

Source : Japanese Station
#article #japan #culture #lifestyle #characters #mascot #railwaysgirls 
Aizawa Kousaku
Aizawa Kousaku

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar